Tak Ada Data, Masyarakat Cegat PT Agrinas Pasang Plang di Desa Lubuk Besar

Senin, 18 Mei 2026 | 13:13:48 WIB

Bualkan.com,_ Masyarakat Desa Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir mencegat pihak PT Agrinas Palma Nusantara yang hendak masuk melakukan pemetaan dan pemasangan patok lahan, Senin (18/5/2026).

PT Agrinas Palma Nusantara bersama PT Berkah Langgeng Alam Purnama selaku pemegang Kerjasama Operasi (KSO) dicegat di depan kantor desa oleh masyarakat yang sejak pukul 07:00 WIB telah berkumpul.

Tujuan Agrinas bersama KSO di Desa Lubuk Besar tercantum dalam surat yakni menindaklanjuti tahapan Sosialisasi Pengelolaan Lahan Hasil Oprasi Satgas PKH yang telah dilaksanakan, maka akan melaksanakan Pemetaan dan Pemasangan Patok diareal Wilayah Lubuk Besar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Kepala Desa Lubuk Besar, Tri Aprianto didampingi Kapolsek Kemuning Kompol M Simanungkalit dan Sekretaris Camat menyatakan masyarakat berkumpul karena adanya issu PT Agrinas akan masuk ke desa Lubuk Besar.

"Kami sampaikan agar masyarakat tidak terprovokasi dan melakukan tindakan anarkis, melihat masyarakat semakin ramai yang datang, bisa jadi keos," ungkapnya.

Kepala Desa Lubuk Besar juga memfasilitasi dialog antara PT Agrinas dan KSO nersama masyarakat Desa Lubuk Besar.

"Hasilnya masyarakat meminta PT Agrinas dan KSO membawa data data lengkap berkaitan dengan tujuan masuknya ke Lubuk Besar, pihak Agrinas dan KSO tidak bisa menampilkan atau memperlihatkan data data yang berkaitan dengan pertanyaan masyarakat," jelas Tri Aprianto

Masyarakat juga tidak mengizinkan PT Agrinas Palma Nusantara memasang plang dan patok sebelum ada kejelasan tentang status lahan yang di klaim.

"Perwakilan PT Agrinas dan KSO menyampaikan, akan mempelajari tentang regulasi berkaitan dengan keputusan PT Agrinas Pusat. Maka, mereka memutuskan untuk pulang dan tidak melanjutkan kegiatan pemasangan plang dan patok," tukas Kades Lubuk Besar.

 

Terkini