Bualkan.com, Rasa gembira terpancar dari raut wajah warga RW 11 Durian Takar, kelurahan Selensen Kecamatan Kemuning Indragiri Hilir ketika melihat air keluar deras dari pipa berdiameter ¾ inci. Air dari hasil pengeboran Tim Drilling dan Geologi PT. Bara Prima Pratama (PT.BPP) ini merupakan pekerjaan ke empat
bantuan pembuatan sumur bor untuk warga. Selensen (23/9/26) Rabu.
Tiga titik lokasi sumur bor di RW 11 dan satu titik di RT 25 Jalan Sukamaju Durian Takar telah diselesaikan pada bulan Juli dan Agustus 2026 lalu.

Nizar, Ketua RW 11 Durian Takar merasa senang warganya telah mendapatkan bantuan pengeboran air dari PT. BPP. “Sekarang masyarakat terbantu dengan adanya pengeboran air dari PT.,BPP” ujarnya.
Kemarau tahun 2026 menyebabkan warga Selensen dan Batu Ampar kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Bagi warga yang jauh dari sungai atau kadang
di musim hujan air sungai keruh dan tergantung dari sumur gali, kesulitan bila musim kemarau debit air berkurang.
Menghadapi kondisi tersebut beberapa Ketua RT dan RW di Kelurahan Selensen dan desa Batu Ampar mengajukan permohonan bantuan kepada PT.BPP.
Langkah ini diambil mengingat perusahaan tambang tersebut memiliki rekam jejak dalam membantu pembuatan sumur bor bagi warga sekitar.
Respon tanggap PT BPP bukanlah hal baru, melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), perusahaan ini berkomitmen hadir di tengah kesulitan warga. Sebelumnya pada November tahun lalu Tim Geologi dan Drilling PT BPP telah merampungkan dua titik sumur bor di RT 10 dan RT 22 desa Batu Ampar.
Tidak hanya untuk kebutuhan masyarakat, pada tahun-tahun sebelumnya PT BPP juga membantu pembuatan sumur bor untuk fasilitas umum seperti untuk rumah ibadah.
Usman, Ketua RT 25 MJB menyampaikan terimakasih kepada PT.BPP yang telah menyelesaikan bantuan pengeboran sumur bor.
“Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada perusahaan
tambang BPP yang telah membantu pembuatan sumur bor untuk kami” ucap Usman saat penyelesaian dan
pemasangan instalasi sumur bor (23/9/2026).
Staf CSR PT BPP, Andi Akbar, mengungkapkan bahwa permohonan bantuan sumur bor dari masyarakat sangat tinggi sepanjang tahun ini.
"Sejak awal tahun hingga akhir September 2026, PT BPP telah menyelesaikan 7 titik sumur bor," ujarnya.
Pengerjaan pembuatan sumur bor di RT 10 Desa Batu Ampar Menurut keterangan pria yang biasadipanggil Ende ini, 7 sumur bor yang telah diselesaikan PT.BPP antara lain satu lokasi di masjid At Taqwa Muhammadyah Sukajadi, empat lokasi di pemukiman RW 11 dan RT 25
Durian Takar, satu lokasi di masjid Alfalah RT 25 MJB kelurahan Selensen. Dan satu lokasi di RT 6 RW 2 dekat rumah Tahfiz desa Batu Ampar.
“Saat ini tim bor kami sedang melakukan pengeboran di pemukiman sekitar gedung serba guna desa Batu Ampar dan akan dilanjutkan ke beberapa titik lagi baik di Batu Ampar maupun di Selensen” tambah Andi.
Suryadi, salah seorang perangkat desa Batu Ampar mengatakan bahwa warga senang adanya program pembuatan sumur bor dari PT. BPP.
“Mudah-mudah dapat berguna bagi masyarakat untuk mendapatkan air bersih” ujar Suryadi yang juga menjabat sebagai ketua RW 02 desa Batu Ampar.
Supervisor Geologi PT BPP Faisal, menjelaskan bahwa kondisi tanah tergolong cukup keras.
“Rata-rata kami menyelesaikan pengeboran sekitar 10 hingga 15 hari sampai menemukan sumber air," jelas pria asal Medan yang kini telah menetap menjadi warga Selensen.
Faisal yang biasa dipanggil Pakcik ini menambahkan, untuk menembus lapisan batuan keras tersebut, mesin Toho D2JS milik perusahaan dioptimalkan menggunakan dua varian mata bor ukuran 3 inci dan 4,5 inci, hingga berhasil mencapai kedalaman sumber air di kisaran 85 meter.
Lurah Selensen, Jamaludin pada bulan September lalu sempat meninjau langsung lokasi pekerjaan pengeboran di RT 25 MJB. Jamaludin mengatakan pekerjaan pengeboran air yang dilakukan oleh PT. BPP merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan
kepada masyarakat.
Jamaludin, Lurah Selensen ketika meninjau pembuatan sumur bor di MJB Kelurahan Selensen Mengingat permintaan pembuatan sumur bor dari warga cukup banyak sehingga program ini terus dilanjutkan untuk desa Batu Ampar dan kelurahan Selensen.
PT. BPP mengharapkan warga bersabar menunggu giliran pekerjaannya.