<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://bualkan.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://bualkan.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Api Membara Polisi dan Pemadam Tarik Selang untuk Padamkan</title><link>https://bualkan.com/detail/6000/api-membara-polisi-dan-pemadam-tarik-selang-untuk-padamkan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Inhil,_Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Indragiri Hilir. Kali ini, api melalap lahan di Jalan Terusan Mas, Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Sabtu sore (5/9/2026)&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Setidaknya hampir 3 hektar lahan dikawasan tersebut yang terbakar. Terlihat di lapangan hingga malam hari, api masih terus menyala.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Sementara tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, Damkar, PLTU, PSMTI, MPA, serta masyarakat setempat masih terus berjibaku di lokasi untuk memadamkan kobaran api.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Kapolres Inhil AKBP Doni Eka Listianto melalui Kapolsek Tembilahan, IPDA Ripal Indrawata, menjelaskan bahwa titik api pertama kali terpantau pada Sabtu sore dan langsung direspon oleh tim gabungan dengan upaya pemadaman intensif di lapangan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;&quot; Api muncul sekitar pukul 17.30 WIB.Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman. Namun di dalam pelaksanaannya, api sekarang mengarah ke sungai. Mudah&#45;mudahan bisa dikendalikan. Perkiraan luas lahan yang terbakar lebih kurang 3 hektar,&quot; ujar Ripal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/37150051899-img_20260906_135207.jpg"/><pubDate>Sun, 06 Sep 2026 13:53:28 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/6000/api-membara-polisi-dan-pemadam-tarik-selang-untuk-padamkan</guid></item><item><title>Helikopter Water Bombing BPBD Dikerahkan Padamkan Kebakaran Lahan di Sungai Beringin</title><link>https://bualkan.com/detail/5999/helikopter-water-bombing-bpbd-dikerahkan-padamkan-kebakaran-lahan-di-sungai-beringin</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com— Terlihat Helikopter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengoperasikan helikopter water bombing untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di wilayah Sungai Beringin Tembilahan, Rabu (2/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini diambil lantaran tim Pemadam kesulitan menembus akses lokasi yang terisolasi dan berada di kawasan gambut dalam bahkan Api masih menghampiri permukiman warga di Jalan Sungai Beringin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemadaman jalur udara menjadi krusial ketika vegetasi kering dan angin kencang mempercepat penyebaran api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Akses darat ke titik api sangat terbatas karena medannya berupa rawa gambut. Kami mengerahkan ke helikopter water bombing untuk memutus penjalaran api dari udara agar tidak mendekati pemukiman,” ujar satri petugas Pemadam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi pendinginan tersebut, helikopter menyiramkan puluhan ribu liter air secara berulang pada area seluas lima hektare yang baru saja terbakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penyiraman difokuskan pada koordinat yang terdeteksi masih memiliki api yang besar berdasarkan pemadaman dilapangan,&quot; Tutupnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/32676332867-picsart_26-09-02_18-47-40-503.png"/><pubDate>Wed, 02 Sep 2026 18:48:06 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5999/helikopter-water-bombing-bpbd-dikerahkan-padamkan-kebakaran-lahan-di-sungai-beringin</guid></item><item><title>Api Kembali Menyala Saat Proses Pendinginan Kebakaran di Kelurahan Sungai Beringin</title><link>https://bualkan.com/detail/5998/api-kembali-menyala-saat-proses-pendinginan-kebakaran-di-kelurahan-sungai-beringin</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,— Insiden kebakaran kembali memicu kesibukan petugas setelah titik api yang sempat padam tiba&#45;tiba muncul kembali di tengah proses pendinginan, Peristiwa tersebut terjadi di lahan yang sudah di padamkan namun api kembali hidup dan meluas ke arah jalan Jalan Sungai Beringin Tembilahan, Rabu (2/09/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) dan &amp;nbsp;Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Indragiri Hilir (Inhil) telah berhasil mengendalikan api utama setelah berjuang memadamkan kobaran selama hampir 3 hari. Namun, ketika petugas mulai menyisir lokasi untuk pendinginan lahan, embusan angin kencang memicu bara api tersembunyi di bawah Tanah gambut yang tebal kembali menyala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saat personel sedang membongkar puing&#45;puing bangunan untuk pendinginan, asap tebal kembali membubung dan langsung disusul kobaran api. Penyebabnya adalah sisa bara di lapisan bawah material tumpukan kayu dan plastik yang tertutup seng,” ungkap Warga di Area kebakaran saat pendinginan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merespons kondisi tersebut, petugas bergerak cepat menarik kembali jalur selang air bertekanan tinggi dan menghubungi anggota Dari PSMTI Tembilahan dan Pemadam PLTU Tembilahan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/83521626650-picsart_26-09-02_15-40-56-219.jpg"/><pubDate>Wed, 02 Sep 2026 15:48:10 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5998/api-kembali-menyala-saat-proses-pendinginan-kebakaran-di-kelurahan-sungai-beringin</guid></item><item><title>Teguran hingga Sanksi Pencabutan Izin Akan di Berikan Bagi Perusahaan yang Bendel</title><link>https://bualkan.com/detail/5997/teguran-hingga-sanksi-pencabutan-izin-akan-di-berikan-bagi-perusahaan-yang-bendel</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,— Pemerintah Daerah menegaskan tidak akan mentoleransi badan usaha yang beroperasi di wilayahnya jika tidak memiliki Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat dan pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah (Sekda) &amp;nbsp;Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Drs. H. Tantawi Jauhari,menyatakan bahwa surat teguran hingga sanksi tegas siap dijatuhkan bagi perusahaan yang membandel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah tegas ini diambil menyusul hasil evaluasi lapangan yang menunjukkan masih adanya badan usaha—baik swasta maupun mitra daerah—yang mengabaika retribusi, serta program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Skema Sanksi Bertahap dengan Penindakan dijalankan secara terukur, dimulai dari Surat Teguran I hingga III, pembekuan sementara izin operasional, hingga pencabutan izin usaha secara permanen,&quot; Ujar Sekda setelah pembahasaan FORUM TJSLBU/CSR, Senin Malam di Gedung DPRD Inhil (31/08/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkahir, Sekda berharap dengan adanya perusahaan yang berinvestasi di daerah tentunya harus kondusif dan berjalan seiring dengan kepatuhan hukum dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat terbuka terhadap investasi, tetapi investasi yang masuk harus membawa manfaat untuk warga. Jika ada badan usaha yang hanya mengeruk keuntungan di sini tetapi lepas dari kewajiban, kami tidak ragu untuk bertindak. Teguran tertulis mulai kita layangkan minggu ini, dan sanksi tegas sudah menanti jika diabaikan,&quot; Tutupnya sekda.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/23241789453-picsart_26-08-31_23-09-45-756.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 05:05:52 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5997/teguran-hingga-sanksi-pencabutan-izin-akan-di-berikan-bagi-perusahaan-yang-bendel</guid></item><item><title>Pemerintah Kabupaten Siapkan Shalat Istisqa Berjamaah Memohon Hujan</title><link>https://bualkan.com/detail/5996/pemerintah-kabupaten-siapkan-shalat-istisqa-berjamaah-memohon-hujan</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,— Wakil Bupati (Wabub) Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Kab.Inhil) Yuliantini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama melaksanakan Shalat Istisqa (shalat memohon hujan) berjamaah.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah ini diambil sebagai ikhtiar spiritual di tengah musim kemarau panjang yang memicu kekeringan dan mengancam sektor pertanian di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wabup, mengimbau para jamaah yang akan hadir untuk membawa perlengkapan shalat masing&#45;masing, bserta memperbanyak istighfar dan doa sebelum kegiatan dimulai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selain mengoptimalkan upaya teknis di lapangan dalam penanganan dampak kemarau, kita juga menaruh harapan besar melalui doa bersama ini agar Tuhan menurunkan hujan yang membawa berkah dan ketenangan bagi daerah kita,&quot; ujar Wabup inhil yang sering di sapa Mak Tin, saat Pemadaman Kebakaran Di kelurahan Sungai Beringin. Jumat (28/08/2026).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkahir,Semoga dengan sholat istisqa ini secara serentak dalam waktu yang sama, maka pintu langit akan terbuka lebar bahkan menjadi momentum awal untuk melestarikan alam, merawat kebersihan sungai dan lautan, serta membangun tatanan kehidupan yang harmonis berdampingan dengan tumbuhan dan hewan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;”Apa yang kita rasakan akibat kemarau ini, makhluk hidup lainnya juga merasakan hal yang sama. Ketika kita berdoa dan memanjatkan permohonan kepada Allah, satwa dan alam tumbuhan di sekitar kita sebenarnya juga turut berdoa dan mengaminkan,&quot; Tutupnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/43607312696-img_20260831_133505.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 13:42:44 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5996/pemerintah-kabupaten-siapkan-shalat-istisqa-berjamaah-memohon-hujan</guid></item><item><title>Wabup Inhil Prihatin dengan Generasi Bangsa Akibat Karlahut</title><link>https://bualkan.com/detail/5995/wabup-inhil-prihatin-dengan-generasi-bangsa-akibat-karlahut</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Yuliantini Wakil Bupati (Wabup) kabupaten Indragiri Hilir (Kab.Inhil) menyatakan keprihatinan mendalam terhadap sektor pendidikan yang terganggu akibat kabut asap Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla/Karlahut).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Meningkatnya paparan kabut asap akibat Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di sejumlah daerah mulai mengganggu efektivitas aktivitas belajar mengajar di sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keselamatan dan kesehatan para siswa siswi merupakan prioritas utama pemerintah daerah untuk menyelamatkan generasi Bangsa karena Kesehatan anak&#45;anak kita adalah yang utama dan Kita tidak boleh membiarkan risiko penyakit ISPA meluas di tengah kualitas udara yang buruk,&quot; Ujar Wabup Inhil, Saat meninjau Kebakaran di Sungai beringin, Jum&apos;at Sore (28/08/2026) Kemarin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Ketua Tim Penyuluhan Karhutla Mabes TNI untuk wilayah Kabupaten Inhil, Brigjen TNI (Mar) Agus Gunawan, menyampaikan, Ia ke lokasi berawal dari informasi adanya titik api yang sedang ditangani Pemkab Inhil. Saat itu, pihaknya tengah memberikan sosialisasi terkait penanganan karhutla kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Situasi seperti ini harus kita hadapi bersama. Masyarakat tidak boleh apatis, tetapi harus kompak dengan pemerintah, TNI&#45;Polri dan seluruh unsur terkait untuk mengatasi karhutla,” Tutupnya Brigjen TNI (Mar) Agus Gunawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/27153761571-pxl_20260828_170602056.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 06:36:37 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5995/wabup-inhil-prihatin-dengan-generasi-bangsa-akibat-karlahut</guid></item><item><title>Wakil Bupati Inhil Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Kebakaran dan Jaga Kesehatan</title><link>https://bualkan.com/detail/5994/wakil-bupati-inhil-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan-kebakaran-dan-jaga-kesehatan</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,– Menanggapi maraknya insiden kebakaran hutan, lahan, serta pemukiman yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, bahkan hari ini dikelurahan &amp;nbsp;Sungai beringin Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir, (Kab.Inhil) jumat,(28/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Bupati Kab.Inhil Yuliantini, memberikan himbauan tegas dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama&#45;sama mencegah potensi kebakaran yang lebih luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kebakaran bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan orang dewasa dan anak&#45;anak kita akibat asap, serta merugikan perekonomian,&quot; Ujar Wakil Bupati inhil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkhir, ia berharap pada masyarakat dan petugas untuk menjaga kesehatan karena Dampak paparan asap kebakaran tidak hanya merusak saluran pernapasan jangka pendek, tetapi juga berpotensi memicu penyakit kronis jika tidak diantisipasi dengan cepat dan tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kesehatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Asap kebakaran mengandung partikel berbahaya yang bisa memicu ISPA, asma, hingga iritasi mata. Kami meminta warga untuk benar&#45;benar menjaga diri dan keluarga,&quot; Tutupnya Yuliantini Wakil Bupati inhil.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/35425343729-img_20260828_161428.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 16:17:01 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5994/wakil-bupati-inhil-imbau-warga-tingkatkan-kewaspadaan-kebakaran-dan-jaga-kesehatan</guid></item><item><title>BPBD Inhil dengan Bergotong Royong Padamkan Api di Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan</title><link>https://bualkan.com/detail/5993/bpbd-inhil-dengan-bergotong-royong-padamkan-api-di-kelurahan-sungai-beringin-tembilahan</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,—Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) &amp;nbsp;terus berjibaku memadamkan kebakaran semak belukar yang membara di dekat permukiman warga Kelurahan &amp;nbsp;Sungai beringin parit 18 dan 17 Tembilahan, Sore Jum&apos;at (28/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BPBD turun langsung ke lokasi untuk memimpin penanganan dengan pemadam gabungan dari BPBD, DPKP, Damkar Padupai, TNI, dan Polri bahkan Masyarakat untuk memastikan dan memadamkan api tidak menyentuh bangunan rumah warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Fokus utama kami saat ini adalah memblokir pergerakan api agar tidak mendekati rumah&#45;rumah warga. Tim di lapangan terus menyiram titik&#45;titik api utama serta melakukan pembasahan (cooling) di area sekitar perimeter permukiman,&quot; ujar Kepala BPBD di lokasi kejadian, Jumat (28/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya pemadaman terus diintensifkan dengan mengerahkan &amp;nbsp;pemadam, mesin pompa portabel, serta puluhan personel gabungan namun Angin kencang dan vegetasi kering membuat lidah api cepat merembet, menyebarkan asap tebal yang mulai mendekati area perumahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengam harapan besarnya agar proses pemadaman dapat selesai sepenuhnya dalam waktu singkat, sekaligus mengajak masyarakat untuk saling menjaga lingkungan,&quot; Tutupnya Kepala BPBD inhil.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/6462441598-img_20260828_153120.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 15:52:44 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5993/bpbd-inhil-dengan-bergotong-royong-padamkan-api-di-kelurahan-sungai-beringin-tembilahan</guid></item><item><title>Karhutla Riau Bukan Sekadar Musiman, Pemerintah Harus Putus Rantai Kebakaran</title><link>https://bualkan.com/detail/5992/karhutla-riau-bukan-sekadar-musiman-pemerintah-harus-putus-rantai-kebakaran</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,— Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali memperlihatkan persoalan serius dalam tata kelola lingkungan di Provinsi Riau. Hingga 22 Agustus 2026, luas lahan terbakar dilaporkan mencapai 16.264,84 hektare. Bengkalis dan Pelalawan tercatat sebagai daerah dengan luasan kebakaran terbesar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi BEM Se&#45;Riau, angka tersebut tidak boleh berhenti sebagai laporan statistik tahunan. Ribuan hektare yang terbakar berarti hilangnya tutupan vegetasi, terganggunya ekosistem, meningkatnya ancaman terhadap kesehatan masyarakat, serta semakin besarnya beban sosial dan lingkungan yang harus ditanggung rakyat Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator Isu BEM Se&#45;Riau, Naufal Faskal Rifa&apos;i, menilai pemerintah tidak boleh kembali menggunakan pendekatan yang sama setiap kali karhutla terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karhutla bukan persoalan yang baru muncul ketika asap mulai menyelimuti permukiman. Api adalah akibat dari persoalan yang jauh lebih panjang, mulai dari tata kelola kawasan, pengawasan, pencegahan, hingga penegakan hukum. Kalau setiap tahun persoalan yang sama berulang, maka pemerintah harus berani mempertanyakan apakah sistem yang selama ini dijalankan benar&#45;benar efektif,” ujar Naufal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Naufal, keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup diukur dari seberapa cepat api dipadamkan atau berapa banyak kasus yang berhasil ditangani. Pemerintah harus mampu memastikan kebakaran tidak terus berulang di kawasan dan pola yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polda Riau Harus Telusuri Akar Dan Jaringan di Balik Karhutla&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BEM Se&#45;Riau mengapresiasi kerja personel gabungan, masyarakat, relawan, serta seluruh pihak yang berada di lapangan dalam menghadapi karhutla. Namun, kerja pemadaman harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum yang menyeluruh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polda Riau sebelumnya menyampaikan bahwa penanganan karhutla mencakup pencegahan, penegakan hukum, dan restorasi lingkungan. Hingga Juli 2026, kepolisian menyebut telah menangani 19 kasus dengan 25 tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naufal menegaskan bahwa jumlah perkara dan tersangka tidak boleh menjadi satu&#45;satunya indikator keberhasilan penegakan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang harus kita pastikan adalah apakah proses hukum mampu menjawab siapa yang bertanggung jawab secara utuh. Jangan hanya berhenti pada orang yang ditemukan berada di lokasi kebakaran. Kalau penyidikan menemukan adanya pihak yang menyuruh, membiayai, mendapatkan keuntungan, atau memiliki tanggung jawab terhadap kawasan yang terbakar, maka seluruh fakta itu harus ditelusuri berdasarkan bukti,” tegas Naufal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, penegakan hukum terhadap karhutla harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tidak boleh tebang pilih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Siapa pun yang terbukti terlibat harus bertanggung jawab. Jangan sampai masyarakat melihat hukum hanya bekerja pada lapisan paling bawah, sementara aktor yang memiliki kepentingan dan kendali atas kawasan justru tidak tersentuh. Kami meminta aparat bekerja berdasarkan bukti dan mengusut perkara sampai terang,” lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah Harus Bergeser dari Responsif Menjadi Preventif&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut BEM Se&#45;Riau, pola penanganan karhutla tidak boleh terus berputar pada siklus yang sama: kebakaran terjadi, pasukan dikerahkan, api dipadamkan, kabut asap berlalu, kemudian persoalan kembali muncul pada musim berikutnya. Pemerintah daerah harus memperkuat sistem deteksi dini, pengawasan kawasan rawan, keterbukaan informasi, koordinasi lintas lembaga, serta perlindungan masyarakat yang terdampak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemerintah jangan hanya hadir ketika titik api sudah membesar. Negara harus hadir sebelum kebakaran terjadi. Kawasan rawan harus dipetakan dan diawasi, potensi pelanggaran harus dicegah, dan masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas ketika kualitas udara mulai memburuk,” kata Naufal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga meminta kawasan yang berulang kali mengalami kebakaran mendapatkan evaluasi khusus. Menurutnya, pola kebakaran berulang semestinya menjadi dasar bagi pemerintah untuk memeriksa kembali sistem pengawasan dan tata kelola kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keselamatan Masyarakat Harus Menjadi Prioritas&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BEM Se&#45;Riau menilai dampak karhutla tidak boleh hanya dilihat dari luas lahan yang terbakar. Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat menjadi pihak yang langsung merasakan dampaknya. Anak&#45;anak, kelompok rentan, pekerja lapangan, dan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah terdampak harus mendapatkan perlindungan serta informasi yang mudah diakses mengenai kondisi udara dan perkembangan karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Rakyat tidak boleh menjadi pihak yang selalu menerima dampak, sementara persoalan pencegahan dan tata kelola tidak pernah diselesaikan secara tuntas. Hak masyarakat atas lingkungan yang sehat harus ditempatkan sebagai bagian utama dalam kebijakan penanganan karhutla,” ujar Naufal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bem Se&#45;riau Mendesak Pemerintah dan Aparat Penegak Hukum&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan kondisi tersebut, BEM Se&#45;Riau mendesak: Pemerintah Provinsi Riau membuka data karhutla secara transparan, meliputi lokasi titik kebakaran, luasan, status kawasan, perkembangan penanganan, serta langkah pemulihan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polda Riau dan aparat penegak hukum melakukan penyidikan secara menyeluruh terhadap setiap dugaan tindak pidana karhutla berdasarkan fakta dan alat bukti yang ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap pihak yang terbukti terlibat atau bertanggung jawab harus diproses sesuai hukum, termasuk apabila ditemukan bukti keterlibatan pihak yang menyuruh, membiayai, memperoleh keuntungan, atau memiliki tanggung jawab terhadap kawasan yang terbakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kawasan yang berulang kali terbakar harus dievaluasi dan diaudit tata kelolanya, termasuk aspek pengawasan, pencegahan, serta tanggung jawab pengelola kawasan. Perlindungan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama dalam menghadapi dampak asap dan penurunan kualitas udara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintah memperkuat kebijakan pencegahan permanen, sehingga penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada pemadaman ketika api sudah terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Naufal menegaskan, persoalan karhutla harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar menjalankan rutinitas tahunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Riau tidak kekurangan pengalaman menghadapi karhutla. Yang harus diperkuat adalah keberanian untuk membenahi sumber persoalannya. Jangan sampai setiap tahun kita hanya menghitung luas lahan yang terbakar, jumlah titik api, dan jumlah tersangka, tetapi tidak pernah benar&#45;benar memutus siklusnya,” tegas Naufal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;BEM Se&#45;Riau memandang bahwa lingkungan hidup bukan sekadar urusan administratif pemerintah, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat. Udara bersih, lingkungan yang sehat, dan rasa aman dari ancaman asap merupakan hak yang harus dijamin negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan wariskan asap kepada generasi berikutnya. Pemerintah harus membuktikan bahwa penanganan karhutla bukan hanya kuat ketika menghadapi api, tetapi juga serius mencegah api kembali muncul. Riau membutuhkan kebijakan yang memutus siklus karhutla, bukan sekadar memadamkan siklusnya setiap tahun,” tutup Naufal&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/93083445436-naufal.jpeg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 19:31:45 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5992/karhutla-riau-bukan-sekadar-musiman-pemerintah-harus-putus-rantai-kebakaran</guid></item><item><title>Polri Dan TNI Inhil Saling Membahu Padamkan Api</title><link>https://bualkan.com/detail/5991/polri-dan-tni-inhil-saling-membahu-padamkan-api</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,– Kapolres Indragiri Hilir &amp;nbsp;bersama Dandim 0314 Inhil dan pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA) dan perusahaan dan masyarakat melaksanakan &amp;nbsp;pemadaman serta pendinginan titik panas (hotspot) di Dusun Sentosa, Desa Simpang Gaung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Ahad (23/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan, Penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat dan bersama&#45;sama.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami terus bersinergi dengan TNI, pemerintah, perusahaan, MPA dan masyarakat untuk memastikan api padam dan tidak terjadi kembali.”ujarnya Kapolres Inhil.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terkhir, Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari bersama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla yang dapat merugikan masyarakat serta berdampak luas.”tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;23 titik api di wilayah Parit 12, Desa Simpang Gaung, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±10 hektare dan merupakan lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/93099180747-img_20260823_192300.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 19:24:56 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5991/polri-dan-tni-inhil-saling-membahu-padamkan-api</guid></item><item><title>Ketum HIPMI Inhil Ardiansyah Julor Dorong Pemda Susun Road Map Perkelapaan</title><link>https://bualkan.com/detail/5990/ketum-hipmi-inhil-ardiansyah-julor-dorong-pemda-susun-road-map-perkelapaan</link><description>&lt;p&gt;Tembilahan – Ketua Umum BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ardiansyah Julor, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk menyusun peta jalan atau road map perkelapaan sebagai langkah strategis dalam mengatasi berbagai persoalan komoditas kelapa yang telah berlangsung selama puluhan tahun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Ardiansyah Julor dalam diskusi bertajuk “Konsolidasi Perjuangan Rakyat, Negara Harus Hadir untuk Tata Niaga Kelapa” yang digelar di Kedai Kopi Mahkota, Tembilahan, Jumat (21/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Bupati Inhil H. Herman, Ketua DPRD Inhil Iwan Taruna, Ketua Ikatan Petani Kelapa Rakyat Kabupaten Inhil Zainudin Acang, serta Ketua Umum HIPMI Inhil Ardiansyah Julor dan dipandu oleh moderator Saipudin Ikhwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Julor, penyusunan road map perkelapaan Inhil dapat menjadi solusi komprehensif untuk menjawab berbagai persoalan kelapa, tidak hanya dari sisi harga jual, tetapi juga mencakup seluruh rantai ekosistem kelapa dari hulu hingga hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Peta jalan perkelapaan ini penting agar persoalan kelapa dapat ditangani secara menyeluruh, mulai dari sektor hulu hingga hilir. Kita tidak boleh hanya berbicara mengenai harga, tetapi harus membangun ekosistem perkelapaan yang menguntungkan petani, pengusaha, maupun pemerintah,” ujar Julor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, sedikitnya terdapat tiga persoalan utama yang perlu menjadi perhatian dalam penyusunan road map perkelapaan Inhil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, persoalan suplai dan permintaan (supply and demand) serta pasar global. Menurutnya, dinamika pasar dunia turut memengaruhi tata niaga dan harga kelapa sehingga diperlukan strategi yang mampu menjaga keberlanjutan komoditas kelapa daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, persoalan di sektor hulu. Hal ini mencakup validasi dan pembaruan data perkebunan kelapa, penyelamatan kebun kelapa yang mengalami kerusakan, persoalan kebun yang berada dalam kawasan, pengaturan masa panen, hingga penyediaan bibit kelapa unggul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga, persoalan di sektor hilir, khususnya terkait hilirisasi dan efisiensi rantai distribusi. Julor menilai pembangunan infrastruktur, termasuk pelabuhan dan jalan produksi, menjadi bagian penting untuk memangkas biaya serta mempercepat arus distribusi hasil perkebunan kelapa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Masalah kelapa memang merupakan persoalan nasional. Namun, di tingkat kabupaten kita juga harus memiliki strategi sendiri, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Julor menegaskan, road map perkelapaan Inhil harus disusun secara bersama dengan melibatkan pemerintah, petani, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan tidak hanya bersifat responsif terhadap persoalan harga, tetapi mampu menciptakan sistem perkelapaan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang kita dorong adalah bagaimana Inhil memiliki arah dan strategi yang jelas terhadap komoditas kelapa. Mulai dari kebun, produksi, tata niaga, industri pengolahan, hingga pemasaran. Semua harus masuk dalam satu peta jalan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap gagasan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Pemkab Inhil dalam merumuskan kebijakan perkelapaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya road map perkelapaan, lanjut Julor, Indragiri Hilir diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan posisi sebagai salah satu daerah penghasil kelapa, tetapi juga meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut melalui penguatan hilirisasi dan pengembangan industri berbasis kelapa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tujuan akhirnya adalah membangun ekosistem perkelapaan yang sehat dan berkelanjutan, sehingga petani sejahtera, dunia usaha berkembang, dan pemerintah mendapatkan manfaat ekonomi bagi daerah,” pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/12301538434-img_20260821_192152.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 19:25:41 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5990/ketum-hipmi-inhil-ardiansyah-julor-dorong-pemda-susun-road-map-perkelapaan</guid></item><item><title>M4CR Bersama LPM Equator Laksanakan Sekolah Lapang Livelihood Gelombang I</title><link>https://bualkan.com/detail/5989/m4cr-bersama-lpm-equator-laksanakan-sekolah-lapang-livelihood-gelombang-i</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) bersama Project Implementing Partner (PIP) LPM Equator melaksanakan Sekolah Lapang Livelihood (SLL) Gelombang I sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal dan memperkuat penghidupan Wilayah Pesisir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Irwandi, S.Sos, Field School and Livehood Q&amp;amp;C Assistant PPIU Riau, menjelaskan, SL Livelihood Gelombang I ini menyasar 7 kelompok masyarakat yang sebelumnya mendapatkan Hibah Matching Grants dari M4CR yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hilir dan Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di Kabupaten Indragiri Hilir kegiatan berlansung 3 hari dari tanggal 12 – 14 Agustus 2026, kegiatan dilaksanakan di Desa Bidari, Tanjung Datuk, bersama KTH Bidari Perkasa dengan tematik peternakan kambing. Selanjutnya, di Desa Sungai Buluh, kegiatan melibatkan KTH Padaidik, KTH Maju Jaya, dan KTH Maju Jaya 1 dengan tematik pengolahan hasil perikanan. Kegiatan juga dilaksanakan di Desa Sungai Nyiur bersama KTH Bunga Nyiur serta Desa Selat Nama bersama KTH Alam Permai dengan tematik peternakan ayam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara, di Kabupaten Bengkalis, Sekolah Lapang berlangsung sejak tanggal 11 – 13 Agustus 2026 dilaksanakan &amp;nbsp;di Desa Penebal bersama KTH Hijau Muda Lestari dengan tematik produk olahan pangan, termasuk pengolahan kodol kedabu dan sirup kedabu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan SLL berlangsung selama tiga hari ini dengan pendekatan pembelajaran orang dewasa yang memadukan teori, diskusi, dan praktik langsung. Pada hari pertama, peserta mendapatkan materi umum mengenai manajemen usaha, kelembagaan kelompok, dan pemasaran. Selanjutnya, hari kedua dan ketiga difokuskan pada materi teknis sesuai dengan tematik usaha masing&#45;masing kelompok melalui metode sekolah lapang dan belajar langsung di lokasi usaha. Terangnya.&lt;img src=&quot;https://bualkan.com/assets/foto/4446cf3889775909363304fd7cee8f98.jpg&quot; width=&quot;4032&quot; height=&quot;3024&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://bualkan.com/assets/foto/5d2578f288851304994b42cdca1c215f.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://bualkan.com/assets/foto/c41a4b843dc443b566f30ab02184d5d0.jpg&quot; width=&quot;1200&quot; height=&quot;1600&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://bualkan.com/assets/foto/bfe65db575a509aa820b822bbf21c218.jpg&quot; width=&quot;4032&quot; height=&quot;3024&quot;&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kades Abdul Malik S.E, mengapresiasi dan sangat mendukung dan mengapresiasi M4CR Riau yang telah memberikan pendampingan secara lengkap kepada masyarakat, mulai dari kegiatan penanaman, pemeliharaan, pengembangan usaha, hingga pelaksanaan Sekolah Lapang Livelihood. Pendampingan ini sangat bermanfaat bagi kelompok dalam menambah pengetahuan dan keterampilan. Kami berharap kelompok dapat terus menjaga semangat dan kekompakan dalam menjalankan usaha ayam petelur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga usaha ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan ke depannya kelompok dapat memperoleh hasil yang memuaskan serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi anggota,” ungkap Abdul Malik S.E, Kepala Desa Sungai Nyiur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendekatan sekolah lapang memberikan ruang bagi peserta untuk berdiskusi berdasarkan basis pengalaman, mengenali permasalahan yang dihadapi, serta mencoba secara langsung berbagai teknik yang dapat diterapkan dalam kegiatan usaha. Dengan demikian, pembelajaran tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi diarahkan pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, pengelolaan usaha, kualitas produk, efisiensi produksi, dan peluang pemasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamastang selaku Ketua Kelompok KTH Bidari Perkasa, Kami sangat berterima kasih atas pelatihan ini. Banyak yang kami dapatkan, terutama tentang cara beternak kambing yang lebih baik. Tidak hanya mendapatkan ilmu, kami juga bisa langsung praktik dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang selama ini kami hadapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Bagi kami, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh melalui pelatihan ini menjadi modal penting untuk mengembangkan usaha ternak kambing agar ke depan bisa lebih baiklah,”Ungkapnya Kamastang, Ketua Kelompok KTH Bidari Perkasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui SLL, peserta juga didorong untuk melihat usaha secara lebih menyeluruh, mulai dari pemilihan dan pengelolaan bahan baku atau ternak, proses produksi, pencatatan usaha, perhitungan biaya dan keuntungan, hingga pemasaran produk. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu kelompok membangun usaha yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;SL Livelihood Gelombang I merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan pengembangan livelihood M4CR yang akan dilanjutkan lagi pada Gelombang II dan Gelombang III menyasar kelompok yang juga penerima Hibah Matching Grants Tahun 2024, Tahun 2005 dan Tahun 2026 tersebar di 3 Kabupaten yakni Indragiri Hilir, Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kolaborasi PPIU M4CR Riau dalam pendampingan kegiatan Bersama LPM Equator, Sekolah Lapang Livelihood diharapkan menjadi bagian dari proses pendampingan yang berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah pesisir dan sekitar ekosistem mangrove.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/69059432857-img-20260813-wa0017.jpg"/><pubDate>Thu, 13 Aug 2026 21:45:18 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5989/m4cr-bersama-lpm-equator-laksanakan-sekolah-lapang-livelihood-gelombang-i</guid></item><item><title>Harga Kelapa Anjlok, Pasar Sepi Pembeli</title><link>https://bualkan.com/detail/5988/harga-kelapa-anjlok-pasar-sepi-pembeli</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com, Harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir sedang murah dan tiap hari terus &amp;nbsp;melorot hingga menyentuh level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Namun, bukannya menggairahkan aktivitas perdagangan, penurunan harga ini justru beriringan dengan sepinya suasana pasar dan melesunya daya beli masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penurunan harga ini tidak ada Kejelasan apakah melimpahnya pasokan kelapa dari daerah penghasil, apakah ada pihak menopoli apakah tidak diperbolehkan exspor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara bahan sembako rumah tangga justru tidak pernah Menurun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam Aksi Demontrasi di Depan kantor Bupati Inhil, Senin Sore Kemarin (10/08/2026) H.Herman selaku Bupati inhil menyampaikan, harga kelapa ini juga berpengaruh di pasar sehingga pembeli tidak seramai biasanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Harga kelapa berpengaruh saat &amp;nbsp;murah ini, terlihat Saya semalam baru pulang dari concong hari pekan semalam hanya beberapa orang ikut belanja, karena ekonominya lagi sulit, meski ada beberapa daerah pesisir dari nelayan namun juga memiliki Kebun kelapa,&quot; Ujar Bupati inhil Saat di aksi Demontrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut,Aksi mahasiswa dan masyarakat ini sangat bermanfaat dalam keadaan seperti ini karena sebagai Alarm atau pengingat Kenerja pemerintah untuk memperjuangkan Suara rakyat Ke DPR RI dan pusat Terutama harga Kelapa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan adanya Aksi ini adalah sebagai dukungan kesaya untuk lebih memperjuangkan harga Kelapa agar nantinya DRR RI dan Kementerian dapat mengabulkan surat yang di buat kemarin,&quot;tutupnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terahkir, ia berharap, para petani dan pedagang dan pemerintah kini terus bersuara memperjuangkan bkondisi perekonomian kembali stabil dan daya beli masyarakat pulih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga dengan adanya dukungan dari mahasiswa dan masyarakat ini sehingga aktivitas jual beli di pasar dapat kembali bergairah,&quot; Tutupnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/57970663934-img_20260810_150122.jpg"/><pubDate>Tue, 11 Aug 2026 15:58:40 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5988/harga-kelapa-anjlok-pasar-sepi-pembeli</guid></item><item><title>Asap Menghitam Di depan Kantor Bupati Bukti Protis Harga Kelapa Murah</title><link>https://bualkan.com/detail/5987/asap-menghitam-di-depan-kantor-bupati-bukti-protis-harga-kelapa-murah</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,– Asap menghitam didepan Kantor Bupati Indragiri Hilir karena Harga Kelapa Semakin hari Semakin Anjlok Harganya dengan adanya Aliansi Mahasiswa Bersama Rakyat (Ambar) secara resmi mengeluarkan Seruan Aksi Massal aksi dengan Ratusan mahasiswa dan petani kelapa, aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Jl. Akasia No.01, Senin Sore (10/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aksi tersebut dipicu anjloknya harga kelapa yang dinilai memberikan dampak besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam orasinya, mahasiswa meminta Bupati Inhil memperjuangkan nasib petani kelapa yang saat ini menghadapi rendahnya harga jual hasil perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami meminta Bapak Bupati untuk memperjuangkan harga kelapa. Hari ini lebih mahal harga telur daripada harga sebuah kelapa,” teriak massa dalam orasinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Indragiri Hilir H. Herman mengatakan perjuangan untuk meningkatkan harga kelapa membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan para petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Perlu dukungan dari mahasiswa dan masyarakat bagaimana kita mendobrak agar harga kelapa ini menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam aksi tersebut, massa meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil mengambil langkah konkret untuk memperjuangkan harga kelapa agar lebih berpihak kepada petani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terlihat Aksi mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dalam perjalanan aksi, massa juga membakar ban hingga kepulan asap hitam membumbung tinggi di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Inhil.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/5117234750-img_20260810_151552.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 15:18:18 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5987/asap-menghitam-di-depan-kantor-bupati-bukti-protis-harga-kelapa-murah</guid></item><item><title>Polres Inhil Tangkap Dua Tersangka Kasus Perambahan Hutan dan Karhutla</title><link>https://bualkan.com/detail/5986/polres-inhil-tangkap-dua-tersangka-kasus-perambahan-hutan-dan-karhutla</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) mengungkap dua perkara tindak pidana terkait lingkungan hidup, yakni kasus perambahan kawasan hutan dan pembakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi menetapkan dan mengamankan dua orang tersangka. Hal itu disampaikan Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., dalam press release yang digelar di Aula Rekonfu Polres Inhil, Senin (10/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus pertama merupakan tindak pidana di bidang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan berupa perambahan kawasan hutan yang terjadi di Dusun Maju Jaya, RT 001/RW 001, Desa Kerta Jaya, Kecamatan Kempas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka dalam perkara ini berinisial LS (50), seorang petani/pekebun yang berdomisili di Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut bermula pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 12.20 WIB. Personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Inhil melakukan pengecekan lokasi karhutla di Desa Kerta Jaya atas perintah Kasat Reskrim Polres Inhil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin Kanit Tipidter Satreskrim Polres Inhil IPDA Iwan Saputra, S.H. Setibanya di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB, petugas menemukan satu unit alat berat jenis excavator di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas juga menemukan lahan yang telah dilakukan kegiatan staking dengan luas sekitar 8 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan pengecekan titik koordinat, diketahui lahan tersebut berada di dalam kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK). Berdasarkan hasil penyelidikan, lahan tersebut dikerjakan oleh tersangka LS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan gelar perkara, penyidik menemukan sedikitnya dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan LS sebagai tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tersangka kemudian dinaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka dan dilakukan penangkapan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Inhil.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/83487703994-img-20260810-wa0085-1536x1156.webp"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 14:35:03 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5986/polres-inhil-tangkap-dua-tersangka-kasus-perambahan-hutan-dan-karhutla</guid></item><item><title>HUT Riau ke&#45;69 Provinsi Riau Berlangsung Khidmat</title><link>https://bualkan.com/detail/5985/hut-riau-ke69-provinsi-riau-berlangsung-khidmat</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Meski bertepatan dengan hari libur, pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau tetap berlangsung penuh kehangatan, Minggu (9/8/2036).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara yang difokuskan di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun yang bertindak sebagai Komandan Upacara yakni Sekretaris Daerah Kota Dumai Fahmi Rizal dan Pembaca Doa yakni Kanwil Kemenag Riau Muliardi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tampak hadir Gubernur Riau pada masanya. Mulai dari Saleh Djasit, Syamsuar, Wan Abubakar, Mambang Mit, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman, dan Wan Thamrin Hasyim, serta Rahman Hadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mereka kompak mengenakan busana melayu warna abu&#45;abu yang dilengkapi dengan songket dan tanjak berwarna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:rgb(240,80,54);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Baca Juga&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href=&quot;https://riauaktual.com/news/detail/120869/hari&#45;jadi&#45;ke&#45;69&#45;kepala&#45;daerah&#45;kompak&#45;bersatu&#45;bangun&#45;riau&#45;maju&#45;dan&#45;sejahtera&quot;&gt;&lt;strong&gt;Hari Jadi ke&#45;69, Kepala Daerah Kompak Bersatu Bangun Riau Maju dan Sejahte&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau dalam amanatnya menyebutkan Hari Jadi ke&#45;69 Riau menjadi momentum dalam mempersatukan langkah, memperbaiki dan menyelesaikan kinerja serta membuka harapan lebih banyak bagi masyarakat Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perbedaan seharusnya dapat kita satukan menjadi kekuatan dan seluruh potensi Riau dihadirkan bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik,&quot; kata SF Hariyanto.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/79461644123-img_20260810_053708.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 05:37:24 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5985/hut-riau-ke69-provinsi-riau-berlangsung-khidmat</guid></item><item><title>BKSDA Provinsi Tangani Monyet di Tembilahan Kota Ibadah</title><link>https://bualkan.com/detail/5984/bksda-provinsi-tangani-monyet-di-tembilahan-kota-ibadah</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau menggelar rapat koordinasi dan pengumpulan data terkait penanganan gangguan satwa liar kera ekor panjang yang meresahkan masyarakat di Kecamatan Tembilahan, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.45 WIB di Kantor Lurah Tembilahan Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selaku BKSDA Provinsi Riau, Bambang S., menjelaskan pihaknya tengah mengumpulkan data dan mengidentifikasi satwa berdasarkan keterangan saksi maupun korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;BKSDA juga akan membuat perangkap khusus berbahan besi dan jaring ikan yang dipasang di titik&#45;titik yang diduga menjadi habitat dan jalur pergerakan kera,&quot; Katanya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H. sebagai Kapolres Inhil menyampaikan bahwa sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2026 telah terjadi 18 kasus penyerangan kera ekor panjang terhadap masyarakat di Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagian besar korban mengalami luka gigitan dan cakaran pada kepala, tangan, kaki, punggung, pinggul, hingga bagian tubuh lainnya sehingga harus menjalani perawatan medis, bahkan beberapa di antaranya memerlukan tindakan penjahitan dan operasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kejadian secara acak, baik di dalam maupun di luar rumah, dengan sasaran warga yang sedang tidur, makan, bermain, beraktivitas maupun dalam kondisi lengah. Berdasarkan pemantauan, waktu serangan paling sering terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, 09.00 WIB, 13.00 WIB hingga menjelang sore sekitar pukul 17.00 WIB,”Tutup Kapolres.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil rapat menyepakati peningkatan koordinasi seluruh instansi dalam penanganan gangguan satwa liar tersebut. BKSDA Provinsi Riau akan memimpin proses identifikasi, pemasangan perangkap dan evakuasi kera, sementara Polres Inhil bersama TNI serta instansi terkait tetap melaksanakan pengamanan dan penyisiran guna mencegah bertambahnya korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan BKSDA Provinsi Riau Bambang S., Kabag Ops Polres Inhil AKP Dr. Irwanto, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Jamaluddin, S.H., M.H., Kapolsek Tembilahan IPDA Ripal Indrawata, S.H., M.H., Camat Tembilahan Ary Syuria, S.E., M.Si., serta Lurah Tembilahan Hilir Budiono.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/66961500304-img_20260805_193228.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 19:34:21 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5984/bksda-provinsi-tangani-monyet-di-tembilahan-kota-ibadah</guid></item><item><title>Monyet Mengakibatkan Pembelajaran secara Daring</title><link>https://bualkan.com/detail/5983/monyet-mengakibatkan-pembelajaran-secara-daring</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Bualkan.com,_Pemerintah Kecamatan Tembilahan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan unsur terkait menetapkan pelaksanaan pembelajaran secara daring bagi sekolah&#45;sekolah di wilayah terdampak serangan monyet liar selama tiga hari ke depan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipatif guna menjamin keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan satwa liar yang beberapa kali menyerang warga.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Keputusan tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Tembilahan, Rabu (5/8/2026). Rapat dihadiri Pemerintah Kecamatan Tembilahan, Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, kepala satuan pendidikan, komite sekolah, koordinator wilayah pendidikan, serta sejumlah pihak terkait guna membahas langkah penanganan dampak serangan monyet liar terhadap aktivitas pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Dalam rapat tersebut, Camat Tembilahan Ari Syuria memaparkan kronologi kejadian serangan monyet liar yang terjadi di sejumlah lokasi dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama para orang tua yang khawatir terhadap keselamatan anak&#45;anak saat berangkat maupun pulang sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Ari Syuria mengatakan, keputusan pembelajaran daring merupakan hasil kesepakatan bersama yang diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari pihak sekolah, komite sekolah, serta kondisi riil di lapangan.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;&quot;Keselamatan peserta didik menjadi prioritas utama kami. Oleh karena itu, pemerintah bersama seluruh unsur yang hadir dalam rapat sepakat mengambil langkah antisipatif dengan melaksanakan pembelajaran secara daring selama tiga hari. Kebijakan ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk meminimalisir risiko yang dapat mengancam keselamatan anak&#45;anak selama situasi belum benar&#45;benar kondusif,&quot; ujar Ari Syuria.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Ia menegaskan, kebijakan tersebut bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan penanganan di lapangan. Pemerintah Kecamatan Tembilahan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan terhadap monyet liar dapat segera dilakukan sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;&quot;Kami berharap masyarakat dapat memahami keputusan ini karena yang kami utamakan adalah keselamatan anak&#45;anak. Kami juga mengimbau para orang tua agar tetap mengawasi putra&#45;putrinya selama belajar dari rumah. Apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak berwenang, maka proses pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan sebagaimana mestinya,&quot; ungkap Ari.&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:rgb(255,255,255);color:rgb(33,37,41);&quot;&gt;Berdasarkan hasil rapat, kegiatan pembelajaran di sekolah&#45;sekolah yang berada di wilayah terdampak akan dilaksanakan secara daring selama tiga hari, yakni mulai 6 hingga 8 Agustus 2026. Selanjutnya, apabila kondisi telah dinyatakan aman dan kondusif, kegiatan belajar mengajar secara tatap muka akan kembali dilaksanakan pada 10 Agustus 2026.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/74307446002-img_20260805_164639.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 16:48:17 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5983/monyet-mengakibatkan-pembelajaran-secara-daring</guid></item><item><title>Petani Kelapa se&#45;Inhil Akan Gelar Aksi Perjuangkan Harga Kelapa</title><link>https://bualkan.com/detail/5982/petani-kelapa-seinhil-akan-gelar-aksi-perjuangkan-harga-kelapa</link><description>&lt;p&gt;Indragiri Hilir&amp;nbsp;– Masyarakat Kecamatan Kuala Indragiri (Kuindra) mengeluhkan anjloknya harga kelapa yang dinilai telah berdampak serius terhadap perekonomian petani. Harga kelapa yang sebelumnya mencapai sekitar&amp;nbsp;Rp7.000 per butir&amp;nbsp;kini turun hingga&amp;nbsp;sekitar Rp1.700 per butir, sehingga membuat penghasilan petani merosot drastis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi tersebut semakin memberatkan masyarakat karena di saat harga kelapa terus menurun, harga berbagai kebutuhan pokok justru mengalami kenaikan. Akibatnya, banyak keluarga petani mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat &amp;nbsp;Kuala Indragiri ( Kuindra) Pracepto berharap kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir segera mengambil langkah nyata untuk menstabilkan harga kelapa dan memberikan perlindungan kepada petani. Menurut mereka, komoditas kelapa merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di Inhil sehingga perlu mendapatkan perhatian serius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah dalam waktu dekat, petani kelapa se&#45;Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan akan melakukan aksi sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan agar pemerintah segera mencari solusi atas anjloknya harga kelapa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah saat harga kelapa mengalami penurunan. Mereka berharap perhatian pemerintah tidak hanya muncul ketika harga kelapa tinggi, tetapi juga ketika petani sedang menghadapi kesulitan akibat rendahnya harga jual hasil panen.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami membutuhkan kebijakan yang berpihak kepada petani. Jangan hanya hadir ketika harga kelapa sedang tinggi, tetapi juga saat petani sedang berjuang menghadapi harga yang jatuh,&quot; demikian harapan yang disampaikan sejumlah petani.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/86245077160-img_20260729_213444.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 21:38:01 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5982/petani-kelapa-seinhil-akan-gelar-aksi-perjuangkan-harga-kelapa</guid></item><item><title>Petani Menanti Solusi Pemerintah Harga Kelapa Rp1.800 per Kg</title><link>https://bualkan.com/detail/5981/petani-menanti-solusi-pemerintah-harga-kelapa-rp1800-per-kg</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_ Ribuan petani kelapa di berbagai daerah, khususnya kawasan pesisir Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menjerit akibat merosot tajamnya harga komoditas kelapa di tingkat produsen. Harga jual kelapa yang sebelumnya sempat menembus Rp7.000 per kilogram, kini terjun bebas hingga menyentuh kisaran Rp1.700 – Rp1.800 per kilogram. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Penurunan harga yang drastis ini dinilai sangat memukul perekonomian warga. Mengingat mayoritas masyarakat di wilayah pesisir menggantungkan mata pencaharian utamanya pada perkebunan kelapa, situasi ini mengancam daya beli dan kesejahteraan keluarga petani. &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biaya Produksi Tinggi, Harga Tak Seimbang Salah satu pemicu utama kecemasan petani adalah tingginya biaya operasional panen, transportasi, hingga perawatan kebun yang tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima. Tanpa adanya regulasi atau harga acuan resmi dari pemerintah, para petani berada di posisi tawar yang sangat lemah. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Alhasil, transaksi jual beli dilaporkan berjalan secara sepihak mengikuti penetapan dari tingkat pengepul atau korporasi pembeli, di mana penurunan harga dapat terjadi berkala hingga ratusan rupiah dalam tempo singkat. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Biaya produksi kelapa ini cukup tinggi. Tanpa adanya penetapan harga standar resmi dari pemerintah, masyarakat hanya bisa pasrah menerima fluktuasi sepihak,&quot; ujar legislator DPRD Riau, Andi Darma Taufik, menanggapi keluhan masyarakat setempat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/74903296631-img_20260729_212107.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 21:22:21 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5981/petani-menanti-solusi-pemerintah-harga-kelapa-rp1800-per-kg</guid></item><item><title>Nantikan dan Dukung Pembangunan Jembatan Garuda di Tekulai Hilir</title><link>https://bualkan.com/detail/5980/nantikan-dan-dukung-pembangunan-jembatan-garuda-di-tekulai-hilir</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_Setelah heboh beredar foto di media terlihat kondisi jembatan yang memperhatikan kini Dengan Wujud nyata sinergitas TNI dan Pemerintah Daerah dalam melepaskan keterisoliran wilayah kembali ditunjukkan di Kabupaten Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., bersama Bupati Indragiri Hilir H. Herman, S.E., M.T., turun langsung meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan garuda yang akan menghubungkan Desa Tekulai Hilir dengan Desa Tanjung Baru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;​Jembatan garuda yang direncanakan memiliki panjang 150 meter ini diproyeksikan menjadi jalur vital penghubung dua desa. Selama ini, mobilitas masyarakat antarwilayah tersebut sangat bergantung pada jalur perairan atau memutar dengan jarak yang cukup jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;​Dandim 0314/Inhil menyampaikan bahwa peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis, kondisi geografis, serta keamanan area pembangunan agar proses pengerjaan nantinya berjalan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;​&quot;Pembangunan jembatan garuda ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Kodim 0314/Inhil dan Pemkab Inhil untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta mempercepat perputaran roda perekonomian warga Desa Tekulai Hilir dan Tanjung Baru,&quot; ujar Dandim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;​Sementara itu, Bupati Inhil mengapresiasi dukungan penuh dari jajaran Kodim 0314/Inhil yang senantiasa hadir mengawal dan membantu percepatan pembangunan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;​&quot;Kerja sama dan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta Pemkab menjadi kunci utama percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Kita berharap proses perencanaan hingga eksekusi pembangunan jembatan ini dapat berjalan sesuai target,&quot; ungkap Bupati.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/85505734548-img_20260729_163030.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:34:03 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5980/nantikan-dan-dukung-pembangunan-jembatan-garuda-di-tekulai-hilir</guid></item><item><title>Kebakaran Hebat Melanda Jalan Datuk Bandar Tembilahan</title><link>https://bualkan.com/detail/5979/kebakaran-hebat-melanda-jalan-datuk-bandar-tembilahan</link><description>&lt;p&gt;Bualkan. Com, _ Musibah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Datuk Bandar, Tembilahan, pada Selasa sore. Kobaran api yang membumbung tinggi dengan cepat menghanguskan sejumlah bangunan rumah milik warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Api pertama kali terlihat membesar dari salah satu bagian rumah warga sekitar pukul 17.00 WIB. Konstruksi bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu serta kondisi cuaca kering membuat si jago merah dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama petugas gabungan dan warga setempat langsung diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman. Namun, petugas di lapangan menghadapi hambatan cukup berat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Petugas di lokasi sempat mengalami kendala teknis, terutama terbatasnya pasokan air dan akses jalan menuju titik api yang lumayan sempit serta dipadati warga yang menonton,&quot; ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski terkendala, unit armada pemadam terus diusahakan masuk menyalurkan selang air ke pusat kobaran api guna mencegah penyebaran yang lebih luas ke area permukiman sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berjuang keras melakukan proses pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Belum ada laporan resmi mengenai total kerugian materiil maupun ada tidaknya korban jiwa dalam peristiwa ini. Penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan pihak berwenang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/18768726049-5a23a440-a7ce-4468-aa80-156f99386b20.jpeg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:18:04 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5979/kebakaran-hebat-melanda-jalan-datuk-bandar-tembilahan</guid></item><item><title>Dua Gelar Beruntun, Sosok Yang Tidak Pernah Terlupakan</title><link>https://bualkan.com/detail/5978/dua-gelar-beruntun-sosok-yang-tidak-pernah-terlupakan</link><description>&lt;p&gt;Bualkan.com,_PBSI,_Prestasi luar biasa Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di Japan Open 2026 dan China Open 2026 bukan sekadar tentang dua atlet yang berdiri di podium tertinggi. Di balik setiap kemenangan, ada proses panjang, strategi, evaluasi, kerja keras, dan sosok pelatih yang terus mendampingi mereka dalam suka maupun tekanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu sosok penting dalam perjalanan tersebut adalah Coach Antonius Budi Ariantho. Dengan pengalaman dan sentuhan kepelatihannya, Fajar/Fikri mampu menunjukkan mental juara dan konsistensi luar biasa hingga kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dua gelar beruntun di level bergengsi bukanlah sesuatu yang mudah diraih. Ada perjuangan yang mungkin tidak selalu terlihat kamera, ada strategi yang disiapkan, ada evaluasi setelah pertandingan, dan ada kepercayaan yang terus dibangun antara pemain dan pelatih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Merah Putih berkibar dan Indonesia Raya berkumandang di podium, sudah sepatutnya kita bangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selamat untuk Fajar/Fikri dan seluruh tim yang berada di balik perjuangan mereka.Terima kasih telah kembali membawa nama Indonesia ke puncak dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prestasi ini bukan hanya milik Fajar/Fikri, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia!&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/64715588905-fb_img_1785226404445.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 15:15:53 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5978/dua-gelar-beruntun-sosok-yang-tidak-pernah-terlupakan</guid></item><item><title>Bazar MTQ Ke 54 Tingkat Kecamatan GAS Dapat Penghasilan Ekonomi</title><link>https://bualkan.com/detail/5977/bazar-mtq-ke-54-tingkat-kecamatan-gas-dapat-penghasilan-ekonomi</link><description>&lt;p&gt;Tembilahan,&#45; Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir H.Tantawi Jauhari melepas dan membuka secara langsung Pawai Takruf dan Stand Bazar Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur&apos;an (MTQ) Tingkat Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) tahun 2026, Minggu (26/07).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelepasan Pawai Takruf dan pembukaan stand bazar Tingkat Kecamatan Gaung Anak Serka tersebut di pusatkan pada lapangan Taratak Kelurahan Sungai Empat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ratusan kafilah dari 9 desa dan 3 Kelurahan se&#45;kecamatan Gaung Anak Serka tampak antusias mengikuti pawai dan menyusuri jalan utama yang ada di kelurahan Sungai Empat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tampilan Stand bazar yang berjejer rapi serta sajian produk UMKM yang unik dari daerah masing&#45;masing menambah daya tarik para pengunjung yang hadir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemerintahan Kabupaten Indragiri Hilir menyambut baik serta mendukung atas terselenggaranya pawai Takruf dan Bazar yang di gelar dalam rangka MTQ ke 54 Tingkat Kecamatan Gaung Anak Serka tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Pawai Takruf yang di laksanakan bukan hanya untuk membuat perhelatan MTQ tingkat kecamatan Gaung Anak Serka menjadi meriah, akan tetapi juga diharapkan dengan adanya kegiatan yang sarat dengan syiar dan nilai&#45;nilai agama Islam, mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah yang selanjutnya akan berdampak pada kokohnya persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir, khususnya masyarakat yang berada di kecamatan Gaung Anak Serka serta dengan ada tampilan bazar dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,&quot;. Ungkap Sekda Inhil Tantawi Jauhar&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/95486597284-img_20260727_061623.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 06:22:43 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5977/bazar-mtq-ke-54-tingkat-kecamatan-gas-dapat-penghasilan-ekonomi</guid></item><item><title>Setelah Heboh di Media Sosial Hadiah Motor Bupati Cup 2026 Sekarang Tuntas</title><link>https://bualkan.com/detail/5976/setelah-heboh-di-media-sosial-hadiah-motor-bupati-cup-2026-sekarang-tuntas</link><description>&lt;p&gt;Bualkan. Com, _Beredar di Media Sosial Facebook dan Grup Berita Inhil mengenai Hadiah Motor Bupati Cup 2025 Sebagai PSSI melalui panitia pelaksana BUPATI CUP INHIL 2026 menuntaskan pembayaran pemesanan hadiah dooprize utama berupa 1 unit sepeda motor Scoopy Fashion, yang didapatkan pemenang yakni bapak Sunardi warga asal Tembilahan Hulu dalam pencabutan tiket undian Grand Final oleh Bupati H.Herman, pada Sabtu, 18 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyelesaian pembayaran pemesanan unit sepeda motor untuk hadiah yang dilakukan satu pekan pasca penutupan BUPATI CUP INHIL 2026 bukan tanpa alasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut terjadi keterlambatan penyerahan hadiah kepada pemenang karena unitnya dalam proses indent oleh pihak PT Capella Dinamik Nusantara di Tembilahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Saat dikonfirmasi awak media, Delvi mewakili pihak PT Capella Dinamik Nusantara di Tembilahan menjelaskan bahwa unit sepeda motor untuk hadiah tersebut memang sudah dipesan Panitia jauh hari sebelum turnamen dimulai dan penyelesaian pembayaran dilakukan pada saat pertandingan selesai dilaksanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini kenapa lama diterima pemenang hadiah, karena barangnya indent. Kita baru bisa terima pembayaran (pengajuan) saat barang of the road dan memang semua unit sesuai ada proses pengajuan dengan antrian,&quot; ungkap Delfi Pihak PT. Capella Dinamik Nusantara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Penyelesaian pembayaran oleh Panitia disaksikan langsung oleh penerima hadiah yakni Bapak Sunardi dan sejumlah Panitia pelaksana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan terimakasih kepada Panitia, kami percaya hadiah itu pasti kami dapati karena yang menyerahkan kunci itu adalah bapak Bupati Inhil H.Herman,&quot; ungkap Sunardi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai informasi tambahan yang harus diketahui publik, sebelumnya pada Senin 25 Mei 2026, hadiah utama dooprize sepeda motor dan uang pembinaan untuk juara 1&#45;4 sebanyak 200 juta rupiah sudah diserahkan secara simbolis (belum berbentuk fisik/tunai) oleh sponsor tunggal Pinang Jaya Inhil Bos Maskur kepada Bupati H.Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian, pasca pertandingan BUPATI CUP INHIL yang selesai pada Sabtu 18 Juli 2026, hadiah uang tunai untuk juara 1&#45;4 selesai dibayarkan kepada para juara dalam bentuk uang tunai secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, pasca grand final penentuan juara 1 dan 2, pemenang undian tiket sepeda motor Bapak Sunardi menerima hadiah lewat penyerahan simbolis kunci motor oleh Bupati Inhil H.Herman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun akhirnya, pada saat pembayaran pemesanan di Cappella Tembilahan, malah terungkap panitia yang menyelesaikan kwitansi pembayaran unit sepeda motor untuk hadiah pemenang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://bualkan.com/assets/berita/original/91342393189-img_20260725_173903.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 17:39:30 +0700</pubDate><guid>https://bualkan.com/detail/5976/setelah-heboh-di-media-sosial-hadiah-motor-bupati-cup-2026-sekarang-tuntas</guid></item></channel></rss>