Bualkan.com, Harga kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir sedang murah dan tiap hari terus melorot hingga menyentuh level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Namun, bukannya menggairahkan aktivitas perdagangan, penurunan harga ini justru beriringan dengan sepinya suasana pasar dan melesunya daya beli masyarakat.
Penurunan harga ini tidak ada Kejelasan apakah melimpahnya pasokan kelapa dari daerah penghasil, apakah ada pihak menopoli apakah tidak diperbolehkan exspor.
Sementara bahan sembako rumah tangga justru tidak pernah Menurun.
Dalam Aksi Demontrasi di Depan kantor Bupati Inhil, Senin Sore Kemarin (10/08/2026) H.Herman selaku Bupati inhil menyampaikan, harga kelapa ini juga berpengaruh di pasar sehingga pembeli tidak seramai biasanya.
"Harga kelapa berpengaruh saat murah ini, terlihat Saya semalam baru pulang dari concong hari pekan semalam hanya beberapa orang ikut belanja, karena ekonominya lagi sulit, meski ada beberapa daerah pesisir dari nelayan namun juga memiliki Kebun kelapa," Ujar Bupati inhil Saat di aksi Demontrasi.
Lanjut,Aksi mahasiswa dan masyarakat ini sangat bermanfaat dalam keadaan seperti ini karena sebagai Alarm atau pengingat Kenerja pemerintah untuk memperjuangkan Suara rakyat Ke DPR RI dan pusat Terutama harga Kelapa.
"Dengan adanya Aksi ini adalah sebagai dukungan kesaya untuk lebih memperjuangkan harga Kelapa agar nantinya DRR RI dan Kementerian dapat mengabulkan surat yang di buat kemarin,"tutupnya
Terahkir, ia berharap, para petani dan pedagang dan pemerintah kini terus bersuara memperjuangkan bkondisi perekonomian kembali stabil dan daya beli masyarakat pulih.
"Semoga dengan adanya dukungan dari mahasiswa dan masyarakat ini sehingga aktivitas jual beli di pasar dapat kembali bergairah," Tutupnya.